Langsung ke konten utama

Cara Meningkatkan Nafsu Makan Anak

Berhubung hari ini hari ibu...saya ingin berbagi sedikit informasi nih kepada ibu-ibu. Semoga tulisan ini bermanfaat yah Moms...

Diantara ibu-ibu pasti ada yang memiliki masalah anaknya susah makan. Ibu udah capek belanja di pasar kemudian masak..eh anaknya gak mau makan. Sabar yah Moms..jangan diomelin anaknya

Coba deh beberapa tips ini untuk meningkatkan nafsu makan anak.

Tips pertama
Tambahkan kecap, mangga, atau sambal ke dalam masakan. Makanan yang ditumis dengan kecap biasanya menimbulkan aroma sedap. Aroma ini dapat merangsang selera makan anak. Jadi usahakan saat masak, anak mencium aroma tersebut yah moms.. Hehe.. Selain itu coba buat olahan makanan yang dicampur mangga setengah matang. Rasa kecut mangga dapat merangsang pengeluaran saliva sehingga merangsang nafsu makan. Selain rasa kecut, rasa pedas juga dapat menambah selera makan. Tapi tingkat kepedasannya disesuaikan dengan selera anak yah moms.

Tips yang kedua
Setelah anak dirangsang dengan aroma, tingkatan rangsangan dengan visual. Sajikan makanan dengan variasi bentuk dan warna.

Tips yang ketiga
Sajikan makanan selagi hangat. Apalagi saat musim hujan kayak gini enaknya makan yang berkuah dan masih hangat.

Tips yang keempat
Makan bersama. Setelah masak, ajaklah semua keluarga untuk makan bersama dan bercengkrama.

Tips yang kelima
 Selamat mencoba yang mom.. Selalu sediakan yang terbaik buat anak

Selamat hari ibu..
Tetap jadi ibu hebat yah..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gizi Neonatal

"Pertumbuhan pada masa bayi merupakan pertumbuhan paling cepat diantara periode pertumbuhan lainnya. Asupan zat gizi yang kurang pada masa bayi akan membahayakan pertumbuhan dan perkembangan di masa depan" Menilai Kesehatan Neonatal Berat bayi baru lahir sebagai patokan Berat bayi yang baru lahir merupakan patokan kunci status kesehatan selama masa kehamilan. Biasanya berat bayi baru lahir adalah 2500-3800 gram dan dengan panjang badan 47-54 cm.

Apa yang Pelu Dilakukan agar Anak Tumbuh Tinggi?

Minggu lalu saya bertemu dengan seorang ibu yang memiliki anak usia 14 tahun. Ibu tersebut mengkhawatirkan anak laki-lakinya yang pertumbuhannya lebih lambat dibandingkan anak-anak seusianya. Perlu dipahami bahwa awal masa pubertas pada anak berbeda-beda. Anak perempuan memasuki usia pubertas sejak umur 8-12 tahun.  Sedangkan anak laki-laki mengalami masa pubertas di usia 9-14 tahun. Diantara perubahan fisik yang terjadi selama masa pubertas yang paling tampak nyata adalah meningkatnya tinggi badan dan berat badan serta kematangan seksual. Di awal masa remaja anak perempuan lebih tinggi dan lebih berat daripada anak laki-laki seusianya. Pada usia 10 tahun, tinggi badan anak perempuan mulai bertambah 3 inci setiap tahun. Pada anak laki- laki lonjakan pertumbuhan baru dimulai pada usia 12 tahun dengan pertambahan tinggi badan 4 inci setiap tahun. Sehingga sekitar usia 14 tahun pertumbuhan anak laki-laki mulai mengungguli pertumbuhan anak perempuan. Oleh karena itu, ibu perlu m...

Pedoman Gizi Seimbang

Pedoman Gizi Seimbang telah diimplementasikan di Indonesia sejak  tahun 1955. Pedoman tersebut merupakan realisasi dari rekomendasi Konferensi Pangan Sedunia di  Roma tahun 1992. Pedoman tersebut menggantikan slogan“4 Sehat 5  Sempurna” yang telah diperkenalkan sejak tahun 1952 dan sudah tidak sesuai  lagi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam  bidang gizi serta masalah dan tantangan yang dihadapi. Dengan mengimplementasikan Pedoman Gizi Seimbang diyakini bahwa masalah gizi beban ganda dapat teratasi. Prinsip Gizi Seimbang terdiri dari 4 (empat) Pilar yang pada dasarnya  merupakan rangkaian upaya untuk menyeimbangkan antara zat gizi yang keluar  dan zat gizi yang masuk dengan memonitor berat badan secara teratur. Empat pilar tersebut adalah: Mengonsumsi makanan beragam Membiasakan perilaku hidup bersih Melakukan aktivitas fisik Mempertahankan dan memantau Berat Badan (BB) normal Sumber: Kementerian Kesehatan Ri. 2014. Pedoman...