Langsung ke konten utama

Vitamin dan mineral untuk kecerdasan otak


Zink disebut mineral intelijen karena dibutuhkan untuk pengembangan fungsi dari otak dan sistem saraf. Zink memainkan peran dalam sintesis protein dan pembentukan kolagen, zink juga terlibat dalam mekanisme kontrol gula darah dan juga diperlukan untuk sistem reproduksi yang sehat. Zink merupakan komponen kunci dalam enzim dan berperan dalam pemeliharaan sistem kekebalan tubuh. Fitat ditemukan dalam produk kedelai, biji-bijian dan kacang-kacangan mengganggu penyerapan zink dibandingkan dengan mineral lainnya (jika kacang direndam atau sedikit panggang dan benih kehilangan phytates). Rentang terapi untuk anak-anak adalah 5-10 mg. Zink asam amino chelate, zink citrate dan picolinate lebih baik dari zink sulfat atau oksida. Makanan kaya zink meliputi jahe, kemiri kacang, ikan, udang, lobak, kacang brazil, kuning telur, gandum, kacang tanah dan almond.

Magnesium berfungsi memperkuat tulang dan gigi, mempromosikan otot yang sehat untuk bersantai dan terlibat dalam harmonisasi sistem saraf dan produksi energi. Dalam beberapa penelitian anak usia 7 sampai 12, mereka yang mengonsumsi suplemen magnesium menunjukkan penurunan yang signifikan dalam hiperaktif, dibandingkan dengan kelompok kontrol yang mengambil plasebo. Minuman berkarbonasi seperti cola dan makanan olahan lainnya mengandung asam fosfat yang melarutkan magnesium dari tubuh. Cara terbaik adalah dengan menghindari, jadi periksa label sebelum mengonsumsi makanan atau minuman. Rentang terapi untuk magnesium adalah 400-800 mg. Sumber makanan yang kaya magnesium meliputi kacang-kacangan dan biji-bijian, kacang-kacangan yang dimasak, biji-bijian dan kacang-kacangan tumbuh, bawang putih, kismis, kacang hijau, gandum, kulit kentang dan daging kepiting.

Sebuah studi yang dilakukan Doreen Virtue menyebutkan dalam bukunya menemukan bahwa 95% dari anak-anak ADHD kekurangan magnesium. Penelitian itu juga menemukan bahwa anak-anak teresbut juga mengalami kekurangan zat besi, tembaga dan kalsium. Oleh karena itu, untuk memperoleh kualitas yang baik dianjurkan mengonsumsi multi-mineral setiap hari.

B3 (niacin) sangat penting untuk produksi energi, fungsi otak dan telah digunakan dengan sukses dalam mengendalikan skizofrenia. Niacin membantu menyeimbangkan kadar gula darah dan membantu pencernaan. Kisaran terapeutik adalah 25-50 mg untuk anak-anak. Niacin ditemukan dalam jamur, tuna, asparagus, kubis, tomat, makarel, cabai merah, labu, dan kembang kol.

B6 merangsang pelepasan serotonin di otak. Anak-anak yang hiperaktif memiliki tingkat serotonin rendah daripada mereka yang tidak. Serotonin yang rendah dapat mengakibatkan kelesuan, depresi dan keinginan untuk makanan. B6 meningkatkan kadar seretonin pada anak-anak ke tingkat yang seimbang. Dosis terapi untuk anak-anak adalah 25-125 mg. Makanan sumber niacin adalah selada air, kembang kol, kubis, paprika, pisang, labu, brokoli, asparagus, kacang merah, bawang, biji dan kacang-kacangan.






Sumber: http://www.psychicchildren.co.uk/vitaminsminerals

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syarat-Syarat Makanan Sehat

    Makanan yang sehat adalah makanan yang higenis serta banyak mengandung gizi. Makanan higenis, yaitu makanan yang tidak mengandung kuman penyakit dan tidak boleh bersifat meracuni tubuh serta lezat rasanya. Syarat-syarat itu adalah sebagai berikut Protein yang dikonsumsi harus mengandung kesepuluh asam amino utama, yaitu lisin, triptofan, histidin, penilalanin, leusin, isoleusin, threonin, metionin, valin, dan arginin. Harus cukup mengandung kalori. Harus cukup mengandung vitamin. Harus cukup mengandung garam mineral dan air. Perbandingan yang baik antara sumber karbohidrat, protein dan lemak.  Selain syarat-syarat tersebut diatas, agar memberikan kesehatan bagi tubuh, sebaiknya juga harus Mudah dicerna oleh alat pencernaan. Bersih, tidak mengandung bibit penyakit, karena hal ini tentu akan membahayakan kesehatan tubuh serta tidak bersifat racun bagi tubuh. Jumlah yang cukup dan tidak berlebihan. Tidak terlalu panas pada saat disantap. Ma...
What money can buy? A bed but not sleep Medicine but not health Luxuries but not culture Computer but not brains Food but not appetite Finery but not beauty A house but not a home Amusements but not happiness Sex but not love Oh manusia yang malang Ketika muda mencari uang dengan mengorbankan kesehatan; Setelah senja menjual hartanya, untuk memperoleh kembali; Akhirnya yang didapat hanya sepetak tanah Sebagai alamat tetapnya berakhir Dikutip dari buku berjudul: The Dancing Leader 2.0: Jalan Cerdas Menuju Sehat Editor: Jusuf Sutanto